CEO Dorna Pesimis MotoGP 2020 Bisa Digelar Kembali

Bos Dorna Sports pengelola MotoGP - Carmelo Ezpelata merasa pesimis bisa menggelar MotoGP 2020 akibat pandemi covid-19 yang melanda dunia saat ini.

Apalagi hingga saat ini, beberapa seri grand prix MotoGP 2020, seperti MotoGP Argentina, Austin dan Thailand resmi ditunda karena wabah virus corona.

dorna pesimis motogp 2020 bisa digelar

Seri Grand Prix MotoGP 2020 yang terakhir ditunda secara resmi adalah MotoGP Italia, yang seyogyanya akan dilangsungkan pada 31 Mei 2020.

Kemudian ada MotoGP Catalunya Spanyol pada bulan Juni yang juga resmi ditunda Dorna.
Baca: Fitur Terbaru dari All New Honda BeAT 2020
Dan hingga saat ini, belum ada penjadwalan ulang atau jadwal baru untuk dua seri Grand Prix 2020 tersebut.

Jika dijumlahkan hingga saat ini sudah tujuh seri balapan Grand Prix MotoGP 2020 yang ditunda.

Dan dari tujuh seri MotoGP 2020 tersebut baru ada tiga seri yang telah dijadwalkan ulang.

Diantaranya:
  • MotoGP Thailand
  • MotoGP Amerika Serikat
  • MotoGP Thailand
Melihat kondisi ini, CEO Dorna, Ezpeleta merasa pesimis bisa menggelar kejuaraan MotoGP pada musim 2020 ini.
Baca: Marquez dan HRC Perpanjang Kontrak Hingga 4 Tahun
Saat ini dunia sedang perang melawan pandemi virus covid-19 corona, apalagi situasi buruk yang melanda Italia, Spanyol, Perancis dan Amerika Serikat.

Seperti yang diungkapkan oleh Carmelo Ezpelata:

"Kita sedang perang dan sulit untuk melihat akan ada kejuaraan dunia Grand Prix di 2020. Situasi buruk di Spanyol, Italia, dan Prancis."

Jika melihat perkembangan situasi yang terjadi hingga hari ini 12 April 2020, kalaupun kondisi sudah sedikit normal, Gran Prix MotoGP musim 2020 tetap sulit untuk digelar.

Mengingat akan tetap ada larangan perjalanan yang diberlakukan dibanyak negara.

Seperti yang diungkapkan lebih lanjut oleh Carmelo Ezpelata:

"Bahkan jika kondisi sudah sedikit normal, larangan perjalanan akan tetap berlaku di banyak negara. Untuk itu sulit untuk penonton dalam jumlah besar untuk menyaksikan sepak bola atau MotoGP. Saya tidak yakin kami bisa menggelar MotoGP 2020."

Mengingat hal ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan oleh Carmelo tentang kontrak Dorna dengan FIM, dimana Dorna wajib menggelar 13 seri Grand Prix 2020.

Sebab hal ini bukanlah unsur kesengajaan, namun karena kondisi force majeure yang sedang berlaku.

Lebih lanjut Carmelo mengatakan"

"Tidak jadi masalah berapa balapan yang bisa kami lakukan. Jika balapan baru bisa dimulai September, berarti kami bisa melakukan empat atau lima seri balapan. Paling hanya bisa digelar di Eropa atau Asia apabila larangan perjalanan sudah tidak ketat lagi. Intinya semua tergantung perkembangan situasi di seluruh dunia mengenai pandemi covid-19."

Selain itu, Carmelo juga memastikan Dorna Sports akan selalu mengikuti kebijakan masing-masing negara yang menggelar balapan.
Baca: Honda Siapkan PCX Baru dengan Mesin dan Rangka Baru
Selama Dorna Sports tidak mengantongi izin dari negara yang menggelar seri Grand Prix 2020, Dorna tidak akan memaksa untuk tetap menggelar balapan MotoGP 2020.

Sebab, yang paling penting adalah menjamin keselamatan dan kesehatan semua pihak yang terlibat.

Bahkan Dorna Sports menyatakan pasti bisa bertahan, meskipun gelaran MotoGP 2020 dibatalkan. Setidaknya, Dorna Sports memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan musim balapan MotoGP 2021.
Honda Bangka
Honda Bangka Semua tentang motor Honda

Tidak ada komentar untuk "CEO Dorna Pesimis MotoGP 2020 Bisa Digelar Kembali"